Dalam suatu pertemuan setiap akhir kalimat yang disampaikan Agus Salim
disambut oleh para pemuda dengan sahutan mbek, mbek, mbek.
Itu untuk mengejek janggutnya yang panjang seperti janggut kambing.
Salim menukas, "Tunggu sebentar. Sungguh menyenangkan,
kambing-kambing pun mendatangi ruangan ini untuk mendengar pidato saya.
Sayang mereka kurang mengerti bahasa manusia sehingga menyela denga cara yang kurang pantas.
Saya sarankan kepada mereka agar keluar ruangan sekedar makan rumput di lap...